OPTIMALISASI PERAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN DUKUNGAN PROGRAM VAKSINASI HPV OLEH KELOMPOK KKN TEMATIK UNIVERSITAS DIPONEGORO DI KURAHAN PRINGREJO KECAMATAN PEKALONGAN BARAT KOTA PEKALONGAN

Human Papillomavirus atau HPV merupakan virus penyebab infeksi di permukaan kulit
seperti kutil kulit, kutil kelamin, serta berpotensi kanker serviks. Kanker leher rahim atau
yang lebih dikenal dengan kanker serviks merupakan kondisi ketika pertumbuhan sel-sel
ganas pada leher rahim/serviks yang tidak terkendali. Di Indonesia, kanker serviks
menempati urutan kedua penyakit kanker yang banyak diderita wanita. Berdasarkan data
dari The International Agency for Research on Cancer (IARC), diestimasikan terdapat
408.661 kasus baru dan sebanyak 242.988 kematian di Indonesia terjadi pada 2022. Selain
itu, IARC memprediksikan terjadi peningkatan 77% kasus kanker pada 2050.
Dalam rangka mengoptimalisasikan vaksinasi HPV pada anak sekolah, kami kelompok KKN
Tematik Universitas Diponegoro di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat
mengadakan kegiatan di SD Tegalrejo selama 1 minggu yang dimulai dari Hari Senin, 13
Januari hingga Senin, 20 Januari 2025 dengan tema "Optimalisasi Peran Sekolah dalam
Meningkatkan Dukungan Program Vaksinasi HPV.” Kegiatan kami diawali dengan
pemberian materi mengenai gizi seimbang, kanker serviks, vaksinasi hpv, kesehatan
reproduksi & masa pubertas.
Mahasiswa KKN dari Program Studi Ilmu Gizi memberikan edukasi gizi seimbang yang
bermanfaat bagi kesehatan kepada siswa kelas 4 dan 5 SDN Tegalrejo pada Senin, 20
Februari. Nabila Syifa dan Marsyanda Oksa menjelaskan dengan interaktif tentang "Isi
Piringku" dan 10 pedoman gizi seimbang, menekankan pentingnya asupan nutrisi yang
beragam untuk mendukung pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Kegiatan ini sangat
penting, terutama menjelang BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) pada Agustus
mendatang. Sebagai tindak lanjut dan praktik nyata, pada Selasa, 21 Februari, siswa
dengan antusias membawa bekal berdasarkan pedoman gizi seimbang yang telah dipelajari.
Mahasiswa KKN juga melengkapi bekal siswa dengan buah jeruk yang kaya vitamin C untuk
meningkatkan imunitas dan susu sebagai sumber kalsium untuk pertumbuhan tulang dan
gigi.
Pada Rabu, 15 Januari, mahasiswa KKN dari Program Studi Kesehatan Masyarakat
memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi kepada siswi kelas 4 dan 5. Amrina
Husnun Fatmawati menjelaskan materi kesehatan reproduksi menggunakan media
presentasi berupa PowerPoint dan poster. Pada hari yang sama, pemberian materi terkait
Ca Serviks dan vaksinasi HPV (Human papillomavirus) diberikan oleh Mufidatun Wafiyah
dari Program Studi Ilmu Keperawatan menggunakan media presentasi berupa powerpoint
dan poster yang setelah itu kami tempelkan pada mading sekolah.
Selanjutnya, pada tanggal 20 Januari, Ardiva Kusumastuti memberikan sosialisasi mengenai
vaksinasi HPV dan KIPI kepada para guru. Sosialisasi ini dilakukan melalui media
pembelajaran yang berisi pertanyaan-pertanyaan penting terkait topik tersebut. Saudari Ayu
Khusnia melakukan advokasi dengan menyampaikan kebijakan berupa policy brief yang
berisi tentang optimalisasi peran sekolah dalam mendukung program vaksin HPV kepada
guru dan kepala sekolah.
Pada tanggal 13, 15, dan 16 Januari, Widyana Atmania, mahasiswa Program Studi Sipil dan
Arsitektur, telah melaksanakan kegiatan pemberian edukasi pembuatan poster bertema
kesehatan dan membuat poster bersama kepada siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 di SD Negeri
Tegalrejo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang
pentingnya menjaga kesehatan sekaligus melatih kreativitas mereka dalam menuangkan ide
melalui media visual.
Selain itu, Naufal Haidar, mahasiswa Administrasi Bisnis, melakukan wawancara kepada
pengelola UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Wawancara yang dilakukan yaitu mengenai
seberapa baik pengelolaan UKS pada SDN Tegalrejo tersebut. Dari hasil wawancara
tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajerial dari UKS SDN Tegalrejo sudah sangat bagus,
hal ini ditandai dengan pengembangan kompetensi pengelola yang baik, adanya pelaporan
program kepada puskesmas dan dinas kesehatan, dan juga adanya program dokter kecil
yang menjadikan siswa turut ikut serta dalam keberjalanan program-program UKS. Meski
begitu, pengelola UKS merasa masih ada beberapa hal yang dirasa kurang, salah satunya
adalah ketersediaan ruang untuk operasional UKS. “Dari dulu ruangnya cuma segini, sudah
meminta untuk dibuatkan ruang di lantai dua atau bagaimana, namun tetap tidak
memungkinkan untuk dibuatkan ruang baru” ucap pengelola UKS SDN Tegalrejo.
Puncak kegiatan Multidisiplin dilakukan pada Senin, 20 Januari 2025, mahasiswa KKN
Tematik dari Program Studi Biologi, Muhammad Bintang Yanuar, bertanggung jawab untuk
kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) sebagai upaya peningkatan pembelajaran siswa
yang tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga melalui kegiatan lomba kompetitif dan
interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 4 kelompok peserta dari kelas 4 dan 5, dengan
masing-masing kelompok terdiri atas 3 anggota. Topik perlombaan mencakup gizi seimbang,
kesehatan reproduksi, Ca Serviks, vaksinasi HPV, dan desain poster. Pada akhir lomba,
diumumkan terdapat juara 1, 2, 3, dan 4. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan sekaligus menumbuhkan semangat
kompetisi yang sehat.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih karena sudah memberikan materi tambahan dan
anak-anak sangat antusias apalagi waktu lomba cerdas cermatnya. Mohon maaf juga
apabila dari kami sering merepotkan karena anak-anak sulit diatur ya mas mbak. Ya
beginilah keadaan sekolah kami, semoga ilmu yang sudah diberikan bisa bermanfaat buat
anak-anak.” Ujar Bu Dwi selaku kepala sekolah SDN Tegalrejo
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran
siswa-siswi dan bapak/ibu guru di SD Negeri Tegalrejo mengenai pentingnya vaksinasi HPV
sebagai langkah pencegahan kanker serviks.